Sidang Bank of
Japan untuk review suku bunga pekan ini akan menghadapi tugas berat untuk
menjawab alasan mengapa mereka bisa menunda memperluas stimulus untuk saat ini,
bahkan ketika harga minyak merosot hingga membuat inflasi menjauhi target 2
persen mereka.
Kurang dari tiga bulan yang lalu, BOJ membenarkan ekspansi kejutan dari
Pelonggaran kuantitatif dan kualitatif (QQE) sebagaimana yang bertujuan untuk mencegah harga minyak jatuh, dan perlambatan berikutnya dalam kenaikan harga agar tidak membebani ekpektasi inflasi. Langkah ini terus memunculkan spekulasi pasar bahwa. Penurunan tanpa henti harga minyakn yang telah hampir setengahnya sejak oktober, akan memaksa BOJ untuk melonggarkan kembali kebijakannya dalam beberapa bulan mendatang.
Pada dua hari sidangnya yang berakhir pada rabu, BOJ nampaknya akan memotong inflasi konsumen inti untuk tahun fiskal berikutnya dibawah 1,5 persen dan 1,7 persen yang diproyeksikan pada bulan Oktober.
Dengan pembeliaan besar-besaran BOJ yang sudah mendorong yield ke wilayah negatif, banyak anggota dewan yang ingin menunda perluasan QQE untuk saat ini. Tapi kenaikan mengejutkan pembeliaan aset dibawah QQE tidak dapat dikesampingkan jika perkiraan tengah inflasi BOJ untuk tahun fiskal berikutnya turun dibawah 1 persen.
Kurang dari tiga bulan yang lalu, BOJ membenarkan ekspansi kejutan dari
Pelonggaran kuantitatif dan kualitatif (QQE) sebagaimana yang bertujuan untuk mencegah harga minyak jatuh, dan perlambatan berikutnya dalam kenaikan harga agar tidak membebani ekpektasi inflasi. Langkah ini terus memunculkan spekulasi pasar bahwa. Penurunan tanpa henti harga minyakn yang telah hampir setengahnya sejak oktober, akan memaksa BOJ untuk melonggarkan kembali kebijakannya dalam beberapa bulan mendatang.
Pada dua hari sidangnya yang berakhir pada rabu, BOJ nampaknya akan memotong inflasi konsumen inti untuk tahun fiskal berikutnya dibawah 1,5 persen dan 1,7 persen yang diproyeksikan pada bulan Oktober.
Dengan pembeliaan besar-besaran BOJ yang sudah mendorong yield ke wilayah negatif, banyak anggota dewan yang ingin menunda perluasan QQE untuk saat ini. Tapi kenaikan mengejutkan pembeliaan aset dibawah QQE tidak dapat dikesampingkan jika perkiraan tengah inflasi BOJ untuk tahun fiskal berikutnya turun dibawah 1 persen.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar